Sejarah Linux Backtrack

ke-hermaprodhit-an itulah yang kadang kala membuat banyak orang menjadi lelah dan putus asa untuk kembali mempelajari linux

Dari dulu ketika mulai mengenal linux selalu saja terbayang-terbayang tentang sebuah sistem operasi yang susah, menyulitkan dan penuh dengan mata yang berkaca-kaca (entah bahagia, entah benar-benar menangis karena data hilang).

Sebagai sebuah sistem operasi lengkap, linux memiliki kulturnya sendiri. Kalau sistem operasi lain lebih memilih jalur Graphical User Interface (GUI), maka linux yang ada saat ini dikembangkan untuk dapat hidup dengan menggabungkan antara Text Based dan GUI tersebut. atau kalau mau disebut sebagai hermaphrodite juga ngga apa-apa.. πŸ˜€

Ke-hermaphrodhit-an itulah yang kadang kala membuat banyak orang menjadi lelah dan putus asa untuk kembali mempelajari linux, walau menurut saya pribadi linux mampu diandalkan karena justru hermaphrodite itulah kekuatan terbesarnya. *kok malah dadi mbahas linux*

Kembali kepada judul, Backtrack merupakan salah satu varian (distro) dalam dunia linux. dia lahir sebagai salah satu varian yang diciptakan untuk penetrasi keamanan sistem (entah server maupun sistem yang lain).

Sejarah atau history of Backtrack pada awalnya diciptakan oleh Mati Aharoni (bukan makaroni), seorang ahli keamanan yang berkebangsaan Israel. Release awalnya adalah pada tahun 2006, dengan menggunakan Whax dan Auditor Security Collection sebagai basis distronya.

Whax merupakan turunan asli dari Distro Slax yang didevelop sendiri oleh Mati (kok ora enak banget nulisnya yak.. :aie: ). Sedangkan Auditor Security Collection, merupakan kumpulan berbagai tool penetrasi keamanan yang berbasis pada distro Knoppix (berupa Live CD) dan di develop oleh Max Moser.

Selain sebagai salah satu core development Backtrack, Mati Aharoni dikenal juga sebagai salah seorang Trainer di offensive-security.com, sebuah tempat pelatihan untuk para professional keamanan dan juga tempat direleasenya beberapa celah keamaan. Lebih dikenal di dunia maya dengan nama ‘Muts’. Dan Max Moser sendiri selain dia juga seorang punggawa di remote-exploit adalah juga seorang ahli keamanan di Dreamlab Technologies. (sangar puol!! 😎 ).

Saat ini, Backtrack telah memasuki release yang ke 4 (Final). Masih tetap dengan tool keamanan, namun dengan basis distro yang berbeda. Pada release yang terakhir ini menggunakan distro Debian sebagai basisnya (entah karena kemudahan pengenalan hardware atau mungkin karena sebab yang lain).

Namun, inilah salah satu distro yang menjadi mimpi bagi saya pribadi untuk bisa digunakan. Bukan karena tidak bisa mendownload, namun lebih kepada chipset Compaq c300 yang masih berbasis Broadcom sehingga tidak bisa digunakan untuk modus monitor pada beberapa tool sniffing. πŸ™

*menunggu laptop baru (Semoga dibelikan koruptor dinas pajak :-[) )*

referensi:

  1. http://en.wikipedia.org/wiki/BackTrack
  2. http://www.offensive-security.com/about.php
  3. http://www.offensive-security.com/metasploit-unleashed/Max-Moser
  4. http://www.backtrack-linux.org

3 thoughts on “Sejarah Linux Backtrack”

  1. Mengundang secara spesial Anda admin Blog ini.
    UNS mengucapkan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya atas aktivitas blogging Anda selama ini di blog.uns.ac.id untuk itu Tim Webometrics UNS memberikan special invitation untuk menghadiri Blog Conference sebuah rangkaian penutup dari UNS BlogFest 1.0 di Auditorium UNS tanggal 11-12 Mei 2010 jam 08.00 WIB secara gratis & spesial untuk Anda.
    Acara ini akan menghadirkan unsblogfest.blog.uns.ac.id/blogger-conference/
    Setelah menerima Online Invitation ini, Anda di haruskan melakukan konfirmasi dengan mengisikan nama, alamat blog dan email pada comment di halaman unsblogfest.blog.uns.ac.id/konfirmasi-peserta-mahasiswaalumni-2/ sebelum tgl 9 Mei 2010

    Setelah melakukan konfirmasi, undangan secara fisik dapat di ambil tgl 10 Mei 2010 di Blog Center International Office UPT. Puskom UNS Lt. 2 pada jam 10.00 s.d 15.30 WIB

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.