Error Visual Editor pada WordPress

Error pada Visual Editor di WordPress yang digunakan sudah berlangsung hampir sejak penulis mengupgrade dari versi 3.0 hingga sejak 3.0.1. Entah apa sebabnya penulis sendiri belum tahu. Namun dari penelusuran itu merupakan hasil konflik dari beberapa plugin.. namun ada juga yang menyebutkannya sebagai bug server. Entahlah.. bagi penulis kehilangan fasilitas ini memang tak terlalu berpengaruh, karena fasilitas Visual Editor ini memang jarang digunakan, dan lebih suka menggunakan HTML Editor.

Seperti diketahui, dalam membuat tulisan/posting pada WordPress kita dapat menggunakan 2 mode. Yang pertama adalah mode Visual, dan kedua menggunakan mode HTML. Mode Visual ini biasanya digunakan untuk mempermudah user dengan hanya menampilkan simbol. Dan mirip dengan editor teks lainnya semacam Word. Sedangkan pada mode HTML, biasanya digunakan oleh orang-orang yang lebih tinggi tingkatannya, misalkan dia tidak bisa menemukan simbol dari format tulisan yang diinginkan.
Lanjutkan membaca “Error Visual Editor pada WordPress”

Mengatasi GPG Error Keys Pada Ubuntu

Minggu yang berat. Hari-hari yang seolah berjalan merayap..

2 Hari kemarin ada sebuah message masuk ke Inbox facebook, seorang teman bertanya bagaimana mengatasi GPG error keys pada box linuxnya. Masih seorang yang pemula juga seperti saya, namun bedanya dia belajar IT di sekolah, sedangkan saya hanya seorang linux gadungan.. 😀
Lanjutkan membaca “Mengatasi GPG Error Keys Pada Ubuntu”

Install Yahoo Icon Smilies/Emoticon pada Pidgin (Linux All)

Setelah sekian lama blog ini tak terupdate karena berbagai kesibukan akhirnya bisa juga posting walau hanya sedikit tutorial untuk teman-teman yang menggunakan Linux.

Tutorial ini sebenarnya sudah sangat lama, hampir sejak 5-6 tahun yang lalu ketika masih seneng-senengnya chatting via Yahoo Messenger. Namun ketika menggunakan Linux maka salah satu aplikasi yang bisa menggantikannya hanyalah Pidgin. Namun icons smilies/emoticons pada Pidgin sangat sedikit, sehingga manusia seperti saya harus berusaha untuk bisa menggunakan icon smilies/Emoticons Yahoo Messenger pada Pidgin di Linux.

Tak harus saya menjelaskan secara panjang lebar kegunaan dari smilies atau emoticons ini. Namun sedikit saja, bahwa Emoticons atau Icon Smilies ini berguna untuk menjelaskan apa yang sedang kita rasakan ketika sedang chatting.. 😀 .
Lanjutkan membaca “Install Yahoo Icon Smilies/Emoticon pada Pidgin (Linux All)”

Celah Keamanan CMS WordPress

Mungkin sudah agak lama bug ini ada, namun sampai saat ini masih banyak pengelola situs yang menggunakan WordPress belum mengetahuinya.

Sebenarnya bug inipun tidak terlampau parah layaknya pada kelemahan WordPress terdahulu yang bisa digunakan untuk mendapatkan account Admin. Namun, apabila bug ini didapatkan oleh orang yang berpengalaman dengan dunia web dan security, dia akan bisa membaca struktur directory admin kita.

Bug tersebut berada di www.situswordpress.xxx/wp-includes/wp-db.php
, maka akan terlihat error seperti ini:
Fatal error: Call to undefined function is_multisite() in /home/direktory_penyimpanan/situswordpress.xxx/wp-includes/wp-db.php on line 505 bisa pada line505 (terjadi pada WordPress 3.0) atau line1039 pada versi WordPress yang dibawahnya.
Solusi:
Lanjutkan membaca “Celah Keamanan CMS WordPress”

Unity di Ubuntu Netbook Edition

Akan dibawa kemanakah Ubuntu ke depan?

Pertanyaan itu yang saat ini sedang hinggap di pikiran saya. Tapi saya tak akan menuliskan apa yang sedang saya pikirkan tersebut di kolom status facebook saya. Pertanyaan tersebut muncul ketika beberapa minggu yang lalu Team Design Ubuntu memperkenalkan sebuah antarmuka baru bernama Unity. Rencananya, antarmuka baru ini akan menjadi tampilan utama pada release Ubuntu Netbook Edition atau yang disingkat UNE selanjutnya (10.10).
Lanjutkan membaca “Unity di Ubuntu Netbook Edition”

Cardapio sebagai Pengganti Menu Ubuntu

Seperti sudah saya tuliskan sebelumnya, sebenarnya terdapat beberapa lagi beberapa aplikasi pengganti menu pada Ubuntu dan Distro yang lain, terutama yang berbasis GNOME. Antara lain adalah Gnomenu dan juga Alt+F1 (hehe)

Namun yang akan saya bahas disini adalah tentang pengganti menu ubuntu yang bernama Cardapio.
Lanjutkan membaca “Cardapio sebagai Pengganti Menu Ubuntu”

Crack File dengan rarcrack di Ubuntu

Apakah file terkompresi? File terkompresi sepemahaman saya adalah file yang dikelola oleh aplikasi lain untuk menjadikannya satu buah file dengan banyak tujuan, antara lain kemudahan untuk dikirim lewat e-mail, atau mengurangi ukuran dari banyak file tersebut. Atau juga untuk mengamankan data yang ada di dalamnya.

Ekstensinya pun banyak sekali, tapi kebanyakan ekstensi tersebut tergantung dari aplikasi apa yang digunakan. .zip adalah salah satu file terkompresi yang sudah didukung oleh Windows sehingga bisa dibuka secara default. Sedangkan dalam linux ada lebih banyak lagi ekstensinya, antara lain .tar, .tar,gz, dan .gz. Namun apabila ingin membuka file dengan ekstensi .rar atau .7z bisa digunakan aplikasi pihak ketiga. Dan saya mempersilahkan untuk googling sendiri bagaimana cara menginstall dan membukanya.

Ketika masih menggunakan Windows, saya banyak menemukan tool untuk mencari password yang terlupa ketika mengkompresi. Ada password recovery sampai yang namanya sangar2, rar-cracker dan lain sebagainya. Namun ketika mulai total menggunakan Linux, saya belum pernah mencarinya.

Cerita ini berawal ketika saya mendownload sebuah file dari sebuah penyedia download. Karena saya tidak mengetahui password dari file tersebut dan tidak terdapat keterangan tentang passwordnya, terpaksalah saya untuk mencari cara untuk mengcracknya. Setelah googling kesana – kesini, sampailah saya pada situs http://rarcrack.sourceforge.net/ yang menyediakan tool untuk mengcrack file di sistem Linux. Saya download, compile, dan akhirnya bisa berjalan.

Berikut langkah-langkahnya.

Lanjutkan membaca “Crack File dengan rarcrack di Ubuntu”

Sedikit Tips Security Ubuntu

Sejak menggunakan ubuntu beberapa tahun lalu, ada satu hal yang selalu menjadi pertanyaan bagi saya, yakni tentang keamanan. Para pengguna awal ubuntu biasanya memahami tentang keamanan sistem hampir sama halnya dengan penyebaran virus. Bebas virus, besarnya dukungan komunitas, bebas malware, tak lagi bluescreen, dan gratis adalah yang selalu didengungkan. Sehingga pernah suatu saat ada seorang teman yang mengatakan ketika ingin menggunakan crossover (program berbayar selain wine yang bisa menjalankan program windows) kok harus bayar, padahal inikan Linux..

Ada berbagai macam artikel yang membahas bahwa memang security di sistem Linux pada umumnya jauh diatas sistem Operasi lain terutama Windows. Karena perbedaan pengelolaan host dan eksekusi program, maka keunggulan Linux jauh lebih unggul. Tapi apakah benar-benar bebas serangan? Terutama untuk Ubuntu?

Lanjutkan membaca “Sedikit Tips Security Ubuntu”

Install MintMenu di Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx)

Beberapa waktu lalu ada pertanyaan menarik dari beberapa teman, tentang penggantian menu Ubuntu yang default dengan MintMenu. Karena kebetulan waktu itu masih menggunakan Ubuntu Jaunty (9.04), sehingga untuk mencoba juga masih was-was karena beberapa artikel yang ada, rata-rata untuk Karmic (9.10).

Hingga saat itu saya mencoba juga aplikasi yang mirip dengan hal tersebut, yakni Slab. Tapi tidak lama, karena menurut saya pribadi Slab sangat jauh berbeda dengan MintMenu yang menarik itu.

Tapi tanpa saya nyana dan duga Slab yang saya coba tersebut merupakan framework atau simbah dasar pengembangan dari MintMenu itu sendiri. Eh, eh.. makanya kok saya pikir mirip2 secara penempatan kategorinya, walau berbeda di eksekusinya.

Jika ingin mencoba Slab silahkan gunakan perintah

Lanjutkan membaca “Install MintMenu di Ubuntu 10.04 LTS (Lucid Lynx)”